Welcome!

I am John Doe Web Designer Photography

View Work Hire Me!

About Me

Web Design
Branding
Development
Who am i

John Doe.

Professional Web Designer

Nulla metus metus ullamcorper vel tincidunt sed euismod nibh Quisque volutpat condimentum velit class aptent taciti sociosqu ad litora.

Nulla metus metus ullamcorper vel tincidunt sed euismod nibh Quisque volutpat condimentum velit class aptent taciti sociosqu ad litora torquent metus metus ullamcorper vel tincidunt sed class aptent taciti sociosqu ad litora .

Services

Web Design

Nulla metus metus ullamcorper vel tincidunt sed euismod nibh Quisque volutpat

Development

Nulla metus metus ullamcorper vel tincidunt sed euismod nibh Quisque volutpat

Branding

Nulla metus metus ullamcorper vel tincidunt sed euismod nibh Quisque volutpat

Marketing

Nulla metus metus ullamcorper vel tincidunt sed euismod nibh Quisque volutpat

Our Blog

Waktu

Waktu adalah fasilitas dari-Nya

Media dimana kita sadar kebebasan

Disini disitu disana bebaslah kita mendayagunakannya

Apakah memilih untuk menghadirkan kesadaran diri 

Ataukah sebaliknya, acuh tanpa rasa mencampakannya

Padahal dia mengingatkan kita akan kehadiran-Nya

Waktu itu nyata tapi juga tidak nyata


Dengan rasa kita bisa menyadari hadirnya

Faktanya kita  punya hak sama karena-Nya

Waktu bagi orang buta beda dengan waktu kita

Waktu bagi orang tuli beda dengan waktu kita

Waktu  bagi orang bisu beda dengan waktu kita

Waktu kita masuk didalamnya suka duka

Itulah kebenaran serupa yang kita rasa


Kenapa waktu ada dan kenapa pula kita ada

Adanya mengisyaratkan tentang adanya kesadaran diri

Bawasanya  keterbatasan, ketidaktahuan, kelemahan 

Kesemua sifat itu sejatinya adalah milik kita

Beda dengan keberadaan-Nya

Karena Dia kita bisa disebut ada

Dia Tak Terbatas, Maha Tahu, dan Abadi


Pada akhirnya mengingatkan kita

Bahwa kita masih di izinkan-Nya 

Demi  menikmati waktu milik-Nya

Sehingga kesadaran kita ada

Hanya untuk selalu mengingat-Nya

Lalu merasakaan kedekatan dengan-Nya

Disini sebelum kembali pada-Nya 






Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi

PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI BIDANG PENDIDIKAN

Belajar tanpa adanya teknologi rasanya tidak mungkin di zaman yang serba modern ini. Peranan teknologi informasi dan komunikasi di bidang pendidikan itu sangat banyak. Artikel ini akan membahasnya lebih lanjut untuk Anda.

Seperti yang sudah diketahui bahwa teknologi informasi dan komunikasi (TIK) membawa banyak manfaat di berbagai bidang. TIK juga sangat berperan dalam bidang pendidikan yang artinya dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga kesejahteraan negara pun turut maju. Jadi, apa saja peranan teknologi informasi dan komunikasi bagi pendidikan tersebut? Simak informasi selengkapnya di bawah ini:
1. Sebagai Infrastruktur Pembelajaran
TIK sangat berperan sebagai infrastruktur pembelajaran di mana bahan ajar tersedia dalam format digital dengan begitu proses belajar bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Para murid tidak harus terpaku belajar pada tempat dan waktu yang telah ditentukan. Saat senggang dan sedang berada di tempat umum, mereka tetap bisa belajar melalui gadget mereka.
2. Sebagai Sumber Bahan Ajar
Kini sumber bahan ajar para tenaga pendidik tidak hanya bisa didapat dari buku saja. TIK juga bisa dijadikan sebagai sumber bahan ajar yang mengikuti perkembangan zaman. Ada banyak bahan ajar yang bisa didapat dari seluruh belahan dunia sehingga ilmu yang didapat pun lebih banyak.
3. Sebagai Alat Bantu dan Fasilitas Pembelajaran

Tidak lagi menggunakan papan tulis dan kapur, kini proses belajar-mengajar telah didukung oleh TIK. Sebagai alat bantu dan fasilitas pembelajaran, TIK akan membuat proses belajar-mengajar jadi lebih inovatif dan menyenangkan. Cara tersebut juga dikenal efektif karena lebih modern. Untuk itu para tenaga pendidik juga wajib untuk mengikuti perkembangan teknologi supaya bisa mengajar sesuai tren yang sedang berkembang. Para murid pun bisa mengeksplorasi ilmu pengetahuan dengan lebih luas dan secara mandiri.
4. Sebagai Skill dan Kompetensi
Penggunaan TIK harus proporsional. Maksudnya adalah TIK bisa masuk ke semua lapisan masyarakat tapi disesuaikan dengan porsinya masing-masing. Jangan sampai TIK untuk masyarakat berpendidikan universitas diberikan kepada masyarakat pedesaan yang rata-rata memiliki latar belakang pendidikan rendah.
5. Sebagai Sumber Informasi Penelitian
Proses penelitian dalam dunia pendidikan jadi lebih mudah dilakukan berkat adanya TIK sebagai sumber informasi. Keberadaan TIK juga membuat penelitian seseorang jadi bisa dimanfaatkan dan diketahui oleh orang lain. Hal tersebut akan berguna untuk mencegah terjadinya penelitian yang serupa.
6. Sebagai Media Konsultasi
Internet banyak dimanfaatkan sebagai media berkonsultasi dengan pakar yang berada di tempat lain. Baik tenaga pendidik maupun pelajar sama-sama bisa memanfaatkannya untuk mendukung kegiatan belajar mereka langsung dari pakarnya tanpa harus mengeluarkan biaya mahal.
7. Sebagai Media Belajar Online
Belajar bisa dilakukan di mana saja, termasuk secara online menggunakan internet. Banyaknya website, blog, forum, atau aplikasi yang kini banyak tersedia di internet membuat siapa saja bisa belajar secara online. Contohnya saja ada perpustakaan online, yaitu perpustakaan dalam bentuk digital yang menggunakan internet sebagai wadahnya. Siapapun bisa mengakses sumber-sumber ilmu dengan cara mudah tanpa dibatasi jarak dan waktu. Ada juga diskusi online dari forum-forum yang terbentuk di internet yang membuat siapapun bisa berdiskusi dan bertukar pendapat dengan orang-orang yang tergabung dalam forum tersebut.
Mengetahui banyaknya peranan teknologi informasi dan komunikasi di bidang pendidikan tentunya bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang akan berdampak pada kemajuan suatu negara. Diperlukan tingkat kesadaran untuk mau menerima kemajuan teknologi dari semua lapisan masyarakat, terutama tenaga pendidik dan pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Semoga semua manusia bisa memanfaatkan kemajuan teknologi dengan sebaik-baiknya guna mendatangkan manfaat yang banyak bagi manusia itu sendiri maupun lingkungan sekitarnya.

Pengertian Dan Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Pengertian Dan Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mencakup dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Teknologi komunikasi mencakup segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentrasfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Karena itu, penguasaan TIK berarti kemampuan memahami dan menggunakan alat TIK secara umum termasuk komputer (Computer literate) dan memahami informasi (Information literate). Tinio mendefenisikan TIK sebagai seperangkat alat yang digunakan untuk berkomunikasi dan menciptakan, mendiseminasikan, menyimpan, dan mengelola informasi. Teknologi yang dimaksud termasuk komputer, internet, teknologi penyiaran (radio dan televisi), dan telepon. UNESCO (2004) mendefenisikan bahwa TIK adalah teknologi yang digunakan untuk berkomunikasi dan menciptakan, mengelola dan mendistribusikan informasi. Defenisi umum TIK adalah computer, internet, telepon, televise, radio, dan peralatan audiovisual. 

A. Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan 
Sejarah pemanfaatan TIK dalam pendidikan, khususnya dalam pembelajaran sangat dipengaruhi oleh perkembangan prangkat keras TIK, khususnya komputer. Teemu Leinonen (2005) membagi perkembangan tersebut kedalam 5 fase sebagaimana dilustrasikan pada gambar berikut:


Gambar  Fase Perkembangan TIK 

Fase pertama (akhir 1970an – awal 1980an) adalah fase programming, drill and practice. Fase ini ditandai dengan penggunaan perangkat lunak komputer yang menyajikan latiha-latihan praktis dan singkat, khususnya untuk mata pelajaran matematika dan bahasa. Fase kedua (akhir 1980an – awal 1990an) adalah fase computer based training (CBT) with multimedia (latihan berbasis komputer dengan multimedia). Fase ini adalah era keemasan CD-ROM dan komputer multimedia. Fase ketiga (awal 1990an) adalah fase Internet-based training (IBT) (latihan berbasis internet. Pada fase ini, internet digunakan sebagai media pembelajaran. Fase keempat (akhir 1990an – awal 2000an) adalah fase e-learning yang merupakan fase kematangan pembelajaran berbasis internet. Fase kelima (akhir 2000) adalah fase social software + free and open content. Fase ini ditandai dengan banyaknya bermunculan perangkat lunak pembelajaran dan konten pembelajaran gratis yang mudah diakses baik oleh guru maupun siswa, yang selanjutnya dapat diedit dan dimanipulasi sesuai dengan kebutuhan. 

B. Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang sangat pesat membawa paradigma baru dalam pendidikan dari berbagai aspek, antara lain perubahan dari pembelajaran tradisional ke pembelajaran baru, dari teacher centered ke learner centered, sampai pada perubahan information delivery ke information exchange. 

Fasilitas pembelajaran elektronik yang dikembangkan di Indonesia adalah TV Edukasi, yang menampilkan berbagai topik pembelajaran dari berbagai mata pelajaran dengan modus penyampaian yang bervariasi. Banyaknya CD pembelajaran yang dapat ditemukan di pasaran atau didistribusikan ke sekolah-sekolah juga menjadi peluang tersendiri yang dapat dimanfaatkan oleh sekolah dalam menunjang proses pembelajaran yang lebih baik. Sayangnya, meskipun disadari bahwa TIK dapat membantu mempercepat proses pendidikan dan berpotentsi meningkatkan mutu pendidikan, pemanfaatannya belum meluas dan merata di sekolah-sekolah. 

Penggunaan perangkat TIK dalam proses pembelajaran di atas adalah bentuk integrasi TIK dengan sistem pembelajaran. UNESCO (2004) mengklaim bahwa integrasi kurikulum adalah pemanfaatan kemampuan TIK untuk memberikan nilai tambah pada proses pembelajaran dengan mengintegrasikan kegiatan-kegiatan berbasis TIK ke dalam kurikulum. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi antara lain: (i) menggunkan paket perangkat lunak generik (paket aplikasi office, grafik, dan presentasi), (ii) menggunakan perangkat lunak khusus untuk pembelajaran interaktif, simulasi, dan penguasaan konten; (iii) menggunakan alat komunikasi sinkronos dan asinkronos untuk kolaborasi online dan pertukaran informasi (email, web forum, instant messaging, audio- dan videoconferencing), dan (iv) menggunakan internet sebagai sumber informasi dan penelitian. Dalam model integrasi kurikulum, keterampilan TIK tidak diajarkan sebagai kegiatan terpisah, tapi didapatkan seiring dengan kegiatan pembelajaran berbasis TIK. 

Dalam KTSP, TIK juga diperlakukan sebagai substansi pembelajaran dalam bentuk mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Mata pelajaran TIK dapat membantu siswa untuk mengenal, menggunakan, merawat peralatan teknologi informasi dan teknologi komunikasi, serta menggunakan segala potensi yang ada untuk pengembangan kemampuan diri. Bagaimana cara mengemas/mengolah informasi dan bagaimana cara mengkomunikasikannya.

1. Pembelajaran Berbantuan Komputer
Dalam bidang pendidikan, komputer memiliki fungsi yang beragam. Salah satu diantaranya adalah fungsi media pembelajaran, yang dapat meliputi penyajian materi dan latihan. Model pembelajaran seperti ini biasa disebut dengan ‘computer-assisted instruction’ (CAI) atau computer-assisted learning (CAL). Manfaat positif komputer dalam bidang pendidikan dan pengajaran telah banyak dilaporkan hasilnya Stepp-Greany (2002) mengadakan penelitian tentang persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran berbasis teknologi. Dia menemukan beberapa hal, antara lain berikut ini: (1) sebagian besar siswa setuju bawa laboratorium komputer membuat pelajaran lebih menarik; mereka juga merasakan bahwa penggunaan CD-ROM menyenangkan; dan (2) siswa merasa percaya diri mengerjakan kegiatan-kegiatan berbasis tugas (task-based activities). Selanjutnya Skinner dan Austin (1999) menyimpulkan bahwa model pembelajaran computer conferencing bermanfaat untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan meningkatkan tingkat kepercayaan diri mereka.

2. Komputer dan Siswa
Pengalaman belajar siswa adalah salah satu faktor penentu yang sangat berpengaruh dalam mencapai keberhasilan mereka. Oleh karena itu, guru hendaknya berusaha menciptakan suasana belajar yang kondusif dan menarik. Salah satu modus pembelajaran yang dianggap dapat memenuhi hal tersebut adalah dengan memanfaatkan komputer sebagai media pembelajaran di kelas atau sebagai self-access learning resource.

Sekaitan dengan bagaimana penggunaan komputer mempengaruhi siswa, Brown (1999) melaporkan bahwa (i) penggunaan komputer memberikan pengaruh positif terhadap penghargaa diri siswa; (ii) siswa dapat belajar secara mandiri tanpa merasa ada orang lain yang mengamati tingkat kesulitan tugas yang dikerjakannya atau kesalahan yang dibuatnya; (iii) sebagai alternatif, siswa juga dapat bekerja secara kelompok, yang bermanfaat bagi siswa dengan kemampuan lebih rendah untuk membangun kepercayaan dirinya yang diperoleh dari siswa lainnya; (iv) komputer menawarkan akses yang fleksibel di mana siswa dapat menggunakannya sesuai dengan waktu yang diinginkannya, baik selama kelas berlangsung atau sebagai tambahan waktu pelajaran; dan (v) pembelajaran berbantuan komputer adalah cara yang efektif secara finansil untuk pembelajaran mandiri, begitupula untuk mengkoordinasikan dan mengelola pembelajaran dan penilaian.

3. Komputer dan Guru
Peranan guru sangat penting dalam menyelenggarakan pengajaran berbatuan komputer. Dalam konteks pembelajaran berbantuan komputer, komputer sangat bermanfaat untuk mendukung peranan guru dalam proses belajar mengajar, namun tidak dapat menggantikan guru, yang kehadirannya penting dan senantiasa dibutuhkan sebagai pembimbing dan mediator. Beberapa Perangkat Lunak/Fasilitas TIK untuk Tujuan Media Pembelajaran

a. CD-ROM
CD ROM adalah disket optik berdiameter 4.75 inchi yang digunakan sebagai media untuk menyimpan informasi dalam jumlah yang cukup besar (+ 600 MB), yang dapat diakses dan dibaca di monitor, atau dicetak melalui printer. CD dapat menyimpan informasi dalam berbagai bentuk, seperti: teks, gambar, presentasi, slide, audio dan video. 

b. Internet
Internet adalah jaringan internasional yang mengkoneksikan ribuan bahkan jutaan komputer dengan muatan isi yang beragam, seperti pendidikan, pemerintahan, bisnis, budaya, dan teknologi. Jaringan internet ini memungkinkan individu berinteraksi dan berkomunikasi dengan yang lainnya melalui komputer dari berbagai belahan dunia dengan biaya yang cukup terjangkau. Beberapa fasilitas dan aktivitas internet yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran adalah email, forum diskusi, web browsing, dan chatroom. 

c. Sistem Manajemen Pembelajaran
Sistem manajemen pembelajaran yang dikenal dengan istilah learning management System (LMS) merupakan perangkat lunak dalam bentuk portal pembelajaran. Pada umumnya LMS menyediakan ruang bagi guru untuk menyimpan materi (upload) berikut tugas yang diberikan kepada siswa. Di lain pihak, LMS ini juga menyediakan ruang kepada siswa untuk mengerjakan atau menyetor tugas. 

d. Authoring Program/Template Pengembangan Bahan Ajar
Authoring Program adalah template yang digunakan untuk mengembangkan bahan ajar. Program ini dapat dalam bentuk freeware (perangkat gratis) atau paket yang harus dibeli. Keuntungannya adalah guru dapat mengembangkan materinya sendiri sesuai kebutuhan dan tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Ada beberapa freeware yang dapat di-download dari internet, di antaranya Hot Potatoes. 

e. TV Edukasi


TV Edukasi ini memiliki program unggulan yang perlu diketahui oleh pihak manajemen sekolah dan guru untuk dapat memanfaatkannya seoptimal mungkin. Berikut ini disajikan program-program ungulan yang di-download dari situs web resmi TV Edukasi berikut penjelasan singkat masing- masing.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di indonesia




Lihat foto
Teknologi informasi dan komunikasi teknologi informasi dan komunikasi  (TIK) sebagai bagian dari ilmu pengetahuan dan teknologi secara umum merupakan semua teknologi yang saling berhubungan dan pengambilan,  pengumpulan, pengelolaan, penyimpanan, dan informasi.
Jika  dipandang pada era saat ini Perkembangan teknologi informasi sangatlah  besar terutama di negara kita. semakin berkembang dengan adanya  teknologi informasi dan komunikasi yang dapat memudahkan seseorang untuk  belajar dan mendapatkan informasi yang kita butuhkan di mana dan kapan  saja kita perlukan. Dalam dunia pendidikan perkembangan teknologi  informasi mulai dirasa mempunyai dampak yang positif karena dengan  berkembangnya teknologi informasi di dunia pendidikan yang mulai beralih  ke perubahan yang cukup signifikan. 
Banyak hal yang dirasa berbeda dan  berubah dibandingkan dengan cara yang berkembang sebelumnya. Saat  sekarang ini Jarak Dan Waktu bukanlah sebagai masalah yang berarti untuk  mendapatkan ilmu. banyak aplikasi tercipta untuk memfasilitasi dari  sumber teknologi.
Di Indonesia sendiri yang notabenenya  sebagai negara berkembang di mana ketersediaan infrastruktur komunikasi  yang masih minim. hal ini mengakibatkan kesempatan setiap orang untuk  mendapatkan informasi dan pengetahuan menjadi terbatas. Ketersediaan  infrastruktur ini sangat terasa. 
Di daerah-daerah yang proses memperoleh  informasi masih terbatas (di pelosok desa) Hal ini dikarenakan  Indonesia menyebar teknologi informasi dan komunikasi belum cukup  merata. Sekarang ini hanya di kota-kota besar saja lah yang sudah dengan  mudah menikmati dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia. dengan  demikian perkembangan pendidikan pun menjadi terhambat dan juga tidak  merata bagi sebagian masyarakat.
Salah satu wadah yang  dirasa paling berperan dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi di  Indonesia saat ini adalah adanya internet. di negara Indonesia terutama  yang berada di kota-kota besar sudah banyak masyarakat yang mempunyai  akses internet cukup mudah. sehingga pemanfaatan internet sebagai salah  satu media pembelajaran dan pencarian informasi serta pengetahuan dapat  lebih mudah dan maksimal walaupun akses internet di Indonesia sendiri  belum sepenuhnya dapat dirasakan oleh semua orang.
Informasi  melalui media internet, hal ini bisa menjadi salah satu kunci untuk  membuat dunia pendidikan di Indonesia mempunyai standar yang sama dengan  negara-negara lain. dengan menggunakan media internet pemerintah dan  institusi pendidikan sudah mulai menerapkan pola belajar yang cukup  efektif dan patut diterapkan bagi masyarakat yang memiliki kendala  dengan jarak dan waktu guna untuk mendapatkan informasi terutama  informasi dalam dunia pendidikan. 
Sistem ini ke depannya bisa diharapkan  dapat mengatasi beberapa masalah yang ditimbulkan akibat keterbatasan  tenaga pengajar yang berkualitas. Metode distance learning sangat  membantu para siswa dan masyarakat dalam mempelajari hal-hal atau ilmu  baru dengan tampilan yang lebih menarik dan mudah untuk dipahami dan  dimengerti. 
Dalam pengaksesan internet dan pemanfaatan metode ini, peran  internet sangatlah diperlukan karena melalui internet seseorang dapat  mengirim file atau mengupload file yang ingin dipublikasikan melalui  internet juga. seseorang dapat mengakses file yang ingin dicari. selain  metode distance learning. masih banyak metode-metode lain yang sangat  membantu dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. terutama  dengan adanya modul-modul pembelajaran garis yang tersedia. portal  pembelajaran online dan lain-lain.
Jika kita dapat  bercermin ke negara lain. perkembangan teknologi informasi dan  komunikasi di Indonesia bisa dibilang cukup ketinggalan. peran  pemerintah sangat diharapkan untuk meningkatkan pertumbuhan dan  perkembangan teknologi informasi serta komunikasi di Indonesia.  Pemerintah diharapkan dapat menyamaratakan perkembangan teknologi  informasi di semua daerah di negara Indonesia. 
Pemerintah diharapkan  dapat membantu daerah-daerah yang menyampaikan proses informasinya masih  minim dan tidak hanya fokus pada daerah atau kota-kota besar saja  seperti yang terjadi pada era saat ini. karena pada kenyataan peran di  daerah pedalaman belum cukup mendukung akses informasi. perkembangan  teknologi informasi dan perkembangan pendidikan di Indonesia sangatlah  penting untuk membentuk para penerus bangsa yang mahir.
Dengan  belum meratanya penyebaran teknologi informasi akan menjadi pengaruh  terhadap proses perkembangan pendidikan. Hal ini dikarenakan peran  teknologi informasi di dunia pendidikan sangatlah penting. dengan adanya  teknologi informasi segala macam ilmu pengetahuan dan informasi dapat  diterima dengan mudah dan cepat. Dalam kehidupan kita dimasa mendatang.  sektor teknologi informasi dan komunikasi merupakan sektor yang paling  dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini maka dia akan menjadi  pemimpin dalam dunianya.

Contact Us

Phone :

+20 010 2517 8918

Address :

3rd Avenue, Upper East Side,
San Francisco

Email :

email_support@youradress.com

Diberdayakan oleh Blogger.